Pages

Subscribe:

Pengikut

Kamis, 26 Januari 2012

Dongkrak Tenaga Yamaha Scorpio Z

 
MotoBike - Aki tekor bisa diakibatkan oleh pemasanga lampu HID yang banyak menyedot daya listrik yang cukup banyak. Oleh sebab itu pemasanh HID harus benar dan tepat agar aki tidak tekor dan mampu bertahan. Triknya adalah, “sepul digulung sebanyak 2 fase, lalu kiprok bisa menggunakan Honda Tiger atau buatan saya yang dibandrol Rp. 150 ribu,” jelas Joery pemilik bengkel Joery Racing.
Langkah selanjutnya, kabel yang mengarah ke lampu dipisah dengan kabel yang berada di bodi, jika menyatu bisa terjadi konslet pada jalur kelistrikan. Dengan trik seperti ini, “dijamin aki tidak tekor dan bertahan sampai 6 bulan, asalkan pemasangannya benar. sebaiknya gunakan aki basah yang mudah dicek perawatannya,” tambah joery.
Tetapi kalau enggak mau repot dan menghindari aki tekor, datang langsung ke bengkelnya Bang Joery dibilangan Jl. Panjang. Bengkel yang berdiri sejak 24 tahun silam ini, menyediakan pemasangan HID yang dibandrol Rp. 850 ribu yang meliputi sepul, kiprok, rubah kabel ac-dc tapi belum termasuk lampu HID.
MotoBike - “Bisa banget, bahkan dengan biaya terjangkau dijamin bisa bejaban dengan Kawasaki Ninja 250R sekalipun,” buka Romi Rozet, mekanik bengkel Nesco di Jl. H. Asmawi No.65, Beji, Depok ini, yang juga salah satu spesialis Yamaha Scorpio sambil setengah promosi.

Menurut mekanik bernama tenar Abi Redblack ini, oprekan Scorpio buat harian dia bikin paket sebesar Rp 1,5 juta, sudah termasuk part plus jasa. Masih tergolong juphe dong, alias jurus upgrade hemat. Nah, apa saja sih yang dioprek?

Konsentrasi pertama tertuju pada noken as, pengatur buka tutup klep. Oleh pria 36 tahun ini lift serta durasinya dinaikkan. Jika kondisi standar lift hanya 6,4 mm, daging kem ‘dicubit’ sehingga naik jadi 7 mm. Tujuannya agar pasokan bahan bakar makin banyak, sehingga power yang tercipta makin besar.

Durasi pun dimainkan, untuk klep in dipatok 275º dan klep ex 273º. “Lebih besar in biar akselerasi lebih bengis,” papar bapak 7 anak ini. Wow, produktif juga ya Bos! Oh iya, setelan klep pun diperhatikan detail, untuk in diset 0,7 mm sedang ex 0,15 mm. Bagi yang juga butuh top speed tinggi, ex dirapatin jadi 0,1 mm.

Oh iya, performa dari kem hasil hitungannya diklaim bisa digunakan untuk segala kondisi; harian, turing  maupun balap. Makanya oleh Abi disebut kem 3 dimensi. “Hitungan ini didapat setelah menghabiskan 2 ‘karung’ kem!” terang Abi sambil terkekeh, yang dimaksud 2 karung yaitu kantung plastik besar.

Lalu pasokan udara diperbesar, namun tetap memperhatikan kebersihannya. Dengan menukar busa saringan bawaan, pakai merek GP. Desainnya pakai busa tipis sehingga udara lebih mudah lewat, juga tahan lama dan bisa dicuci.

Karburator? “Main jet dan pilot jet tetap standar bawaan motor, cukup setel angin sesuai maunya mesin,” lanjut mekanik yang ‘pegang’ Scorpio sejak 2003 ini. Pantas saja sudah ngelotok!

Nah bagian terakhir yang disentuh area kopling. Pertama kampas ganti baru pakai komponen orisinalnya, untuk meyakinkan kondisi. Lalu per menggunakan hasil rancangan Abi, yang jika ditekan terasa lebih kenyal.

Per standar pabrik memang sering dikomplain terlalu lembek, bikin tarikan awal agak selip, apalagi jika mesin sudah dioprek, pasti kalau dibiarkan akan mubazir. Nah dengan ubahan yang hanya perlu waktu sehari itu, dijamin Scorpio Z makin melesat lebih cepat!

4 komentar:

Unknown mengatakan...

korekan saya gan scorpio harian
http://berita-motor-drag.blogspot.com/2014/04/tips-korek-harian-yamaha-scorpio-z.html

Unknown mengatakan...

contac person dong bos?

Prisdo sinaga mengatakan...

Lokasi bengkel disumsel ada nggak om???


Prisdo sinaga mengatakan...

Lokasi bengkel disumsel ada nggak om???


Posting Komentar